Site icon Sertifikasi Indonesia

Tahapan Lengkap Audit SMK3: Proses Menuju Sertifikasi Bendera

Setelah perusahaan berhasil menyusun dan menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sesuai PP No. 50 Tahun 2012, langkah selanjutnya yang paling penting adalah membuktikan bahwa sistem tersebut berjalan efektif. Pembuktian ini dilakukan melalui Audit SMK3.

Audit SMK3 adalah proses evaluasi sistematis dan independen untuk menentukan apakah kegiatan dan hasil SMK3 telah sesuai dengan rencana, dan apakah sistem itu sendiri efektif serta sesuai untuk mencapai kebijakan K3 perusahaan.

Bagi manajemen, memahami tahapan audit adalah kunci keberhasilan. Artikel ini akan memandu Anda melalui 4 tahapan krusial dalam pelaksanaan audit SMK3.

4 Tahapan Krusial Pelaksanaan Audit SMK3

Pelaksanaan audit SMK3 oleh pihak ketiga (PJK3) yang ditunjuk Kemnaker umumnya dibagi menjadi empat fase utama:

1. Tahap Persiapan (Pre-Audit)

Fase ini menentukan ruang lingkup dan kesiapan perusahaan.

2. Tahap Pelaksanaan (On-Site Execution)

Fase ini adalah inti dari audit, di mana auditor turun ke lapangan.

3. Tahap Pelaporan (Reporting)

Fase ini adalah penentuan hasil audit berdasarkan temuan di lapangan.

4. Tahap Tindak Lanjut (Follow-up & Certification)

Fase terakhir adalah tindakan korektif dan penerbitan sertifikat resmi.

Kesimpulan

Audit SMK3 adalah langkah penting untuk menjamin keberlanjutan dan legalitas sistem K3 perusahaan Anda. Proses ini memastikan SMK3 tidak hanya sekadar dokumen, tetapi benar-benar dijalankan di lapangan.

Perusahaan Anda sedang mempersiapkan Audit SMK3? Kami siap membantu. Hubungi Sertifikasi Indonesia untuk layanan konsultasi, pre-audit internal, dan pelatihan personel agar perusahaan Anda siap meraih Bendera Emas.

Baca juga: Perbedaan K3 dan SMK3 yang Wajib Kamu Tahu

Exit mobile version