Site icon Sertifikasi Indonesia

Daftar Lengkap 10 Pekerjaan Safety K3 Beserta Tugas Utamanya

Pernahkah Anda bercita-cita bekerja di departemen HSE perusahaan multinasional? Tentu saja, sektor ini menawarkan prospek karier yang sangat cerah. Faktanya, departemen keselamatan memiliki struktur posisi yang sangat luas.

Namun, banyak orang awam mengira semua petugas K3 itu sama. Sebab, mereka hanya melihat seragam rompi dan helm proyek saja. Padahal, di dalam departemen tersebut terdapat banyak spesialisasi khusus.

Oleh karena itu, mari kita perluas wawasan karier Anda. Selanjutnya, mari kita bedah struktur 10 pekerjaan safety beserta tugas utamanya!

10 Profesi Spesifik di Departemen HSE

Pertama-tama, setiap tingkatan posisi memiliki tanggung jawab yang berbeda. Berikutnya, inilah 10 profesi safety di struktur industri:

1. Safety Officer (HSE Officer)

Pertama, posisi ini adalah eksekutor harian di lapangan. Faktanya, HSE Officer bertugas melakukan inspeksi rutin setiap pagi. Kesimpulannya, mereka memastikan pekerja mematuhi aturan dan memakai APD.

2. Safety Supervisor

Kedua, posisi ini berada satu tingkat di atas officer. Sebab, supervisor bertugas memimpin dan mengevaluasi kinerja tim lapangan. Oleh karena itu, mereka bertanggung jawab penuh atas kelancaran program K3.

3. Safety Engineer

Ketiga, profesi ini sangat teknis dan butuh perhitungan matematis. Contohnya, engineer merancang sistem keamanan otomatis pada mesin pabrik. Dengan demikian, potensi bahaya bisa dicegah langsung dari desain awalnya.

4. HSE Manager

Keempat, ini adalah posisi puncak di departemen keselamatan. Faktanya, manajer merancang kebijakan strategis dan anggaran K3 tahunan. Akibatnya, seluruh keberhasilan program keselamatan perusahaan berada di tangan mereka.

5. Mine Safety Officer

Kelima, industri pertambangan memiliki risiko yang sangat ekstrem. Sebab, bahaya longsor dan gas beracun bawah tanah selalu mengintai. Oleh sebab itu, spesialis ini fokus menjaga keamanan area tambang.

6. Fire Safety Officer

Keenam petugas ini berfokus penuh pada pencegahan bahaya api. Faktanya, mereka wajib menginspeksi APAR dan sistem hidran secara rutin. Kesimpulannya, mereka memastikan rute evakuasi pabrik selalu siap dan aman.

7. Industrial Hygienist

Ketujuh, kesehatan jangka panjang pekerja sering luput dari pantauan. Oleh, karena itu, ahli higiene ini rutin mengecek paparan debu dan bising. Selain itu, mereka memastikan lingkungan kerja bebas penyakit paru-paru mematikan.

8. Safety Auditor

Kedelepan, perusahaan selalu membutuhkan penilai independen yang tegas. Sebab, auditor bertugas mencocokkan dokumen SMK3 dengan realitas lapangan. Dengan demikian, tingkat kepatuhan hukum perusahaan bisa terjaga dengan baik.

9. Environmental Officer (EHS)

Kesembilan, operasi pabrik raksasa pasti menghasilkan banyak limbah. Faktanya, petugas lingkungan fokus mengelola limbah B3 dan polusi udara. Akibatnya, perusahaan bisa terhindar dari sanksi pencemaran lingkungan hidup.

10. Emergency Response Team (ERT)

Terakhir, kecelakaan kerja besar atau bencana alam bisa terjadi mendadak. Oleh karena itu, tim ERT dilatih khusus untuk penyelamatan darurat. Kesimpulannya, mereka adalah pasukan pahlawan pertama saat krisis melanda perusahaan.

Kesimpulan: Mulailah Dari Sertifikasi Dasar!

Sementara itu, profesi hebat di atas tidak bisa dicapai tanpa lisensi resmi. Anda wajib memiliki sertifikat kompetensi dasar yang diakui negara.

Hubungi Sertifikasi Indonesia sekarang! Pada akhirnya, gerbang utama menuju karier HSE adalah pelatihan dasar K3. Segera bergabung bersama mitra resmi kami, Veritrust Academy (PJK3 Resmi Kemnaker RI).

Kami secara rutin menyelenggarakan kelas Pelatihan Ahli K3 Umum (AK3U). Lisensi ini adalah modal wajib sebelum Anda melamar posisi idaman tersebut. Akhirnya, amankan kuota pelatihan Anda bulan ini dan raih karier mapan di dunia K3!

Baca juga: 5 Syarat Menjadi Ahli K3 Umum Kemnaker RI Terbaru

Exit mobile version